| Petugas Berjibaku Mengeluarkan Jasad Korban Dari Dalam Kolong Truk Pengangkut AMDK (28/3). (Sumber : Istimewa) |
Insiden ini mengakibatkan seorang penumpang sepeda motor tewas di tempat setelah masuk ke kolong truk sumbu tiga yang syarat muatan air mineral dalam kemasan (AMDK).
Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi F 5075 UCB yang ditumpangi oleh Pasutri dan satu anaknya melaju dari arah Cibadak menuju Kota Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemotor tersebut diketahui baru saja melakukan perjalanan jauh dari arah Palabuhanratu.
Saat melintas di lokasi kejadian, motor tersebut diduga terlibat kontak atau senggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan sebelum akhirnya terjatuh ke arah truk boks tronton bernomor polisi F 9118 FH yang melaju searah.
Truk bermuatan air mineral kemasan tersebut sedang dalam perjalanan dari Citeureup menuju Cianjur.
Sopir truk, Ramadani, mengaku tidak melihat secara pasti detik-detik jatuhnya korban. Namun, ia sempat merasakan getaran yang tidak wajar dari bagian bawah kendaraannya.
"Awal kejadiannya itu senggolan sama unit yang lain, tiba-tiba masuk ke kolong. Ya kerasa makanya berhenti," ujar Ramadani di lokasi kejadian.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya segera menghentikan laju truk besar tersebut setelah menyadari ada sesuatu yang mengganjal di bagian roda.
"Ya senggolan dulu, saya nggak melihat persisnya. Pas saya lihat ada laki-lakinya. Saya bawa air mineral kemasan dari Citeureup mau ke Cianjur," jelasnya singkat.
Proses Evakuasi Dramatis
Kondisi korban yang terjepit di antara ban tronton membuat proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 45 menit.
Petugas di lapangan harus menggunakan bantuan dongkrak untuk mengangkat badan truk guna mengeluarkan jenazah korban yang mengalami luka berat.
Anak Usia 5 Tahun Selamat
Di tengah tragedi memilukan ini, seorang anak berusia sekitar 5 tahun yang turut dibonceng di motor tersebut dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Meski demikian, penumpang dewasa lainnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar depan Samsat Cibadak sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung.
Hingga kini, redaksi Kliksukabumi masih berusaha mengkonfirmasi kecelakaan maut ini ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi untuk mengetahui pasti tragedi maut ini.(FRA)
Editor : Fikri