KLIKSUKABUMI.COM – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong, Kota Sukabumi, berhasil digagalkan petugas pada Rabu pagi (11/3/2026).
Seorang wanita berinisial AF (20) nekat menyembunyikan barang haram tersebut di dalam organ intimnya untuk diberikan kepada kekasihnya yang sedang menjalani masa tahanan.
Kepala Lapas Kelas II B Nyomplong, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat layanan kunjungan khusus narapidana sedang berlangsung. AF datang membesuk kekasihnya, seorang warga binaan berinisial SIS (21) yang merupakan terpidana kasus narkoba.
Sesuai prosedur (SOP), AF menjalani pemeriksaan intensif oleh dua petugas wanita di ruang penggeledahan. Namun, pada pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan benda mencurigakan pada tubuh maupun pakaian pelaku, sehingga ia diizinkan bertemu SIS di ruang kunjungan.
Kecurigaan muncul melalui pengawasan berlapis yang dilakukan petugas, mulai dari pantauan tatap muka hingga kamera CCTV. Petugas melihat gelagat yang tidak wajar dari sepasang kekasih tersebut saat berada di ruang pertemuan.
"Dari CCTV terpantau mereka ada gelagat mencurigakan. Seolah-olah mereka sangat rindu, padahal baru bertemu beberapa hari lalu. Kami curiga itu hanya upaya untuk menutupi penglihatan petugas saat proses serah terima barang," ujar Budi Hardiono.
Modus Nekat Menggunakan Kondom
Merasa ada yang tidak beres, petugas segera melakukan pemeriksaan ulang terhadap AF maupun SIS. Benar saja, barang terlarang tersebut ditemukan sudah berpindah tangan ke saku baju SIS.
Setelah diinterogasi, AF mengakui bahwa sabu seberat 59 gram bruto tersebut ia selundupkan dengan cara dimasukkan ke dalam alat vitalnya.
Untuk melancarkan aksinya, barang haram itu dibungkus plastik, dilakban, dan dilapisi dengan kondom agar tidak mudah terdeteksi.
Budi menambahkan, pelaku bahkan sempat diminta melompat-lompat saat pemeriksaan badan oleh petugas wanita, namun barang tersebut tidak jatuh karena diduga dimasukkan cukup dalam.
Langkah Tegas dan Koordinasi Polisi
Pihak Lapas Nyomplong langsung berkoordinasi dengan Polres Sukabumi Kota untuk menyerahkan tersangka beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipasi, Lapas Nyomplong terus memperketat pengawasan dan menyiapkan sarana prasarana khusus, seperti penyediaan pembalut baru bagi pengunjung wanita, untuk mencegah modus penyelundupan serupa yang kerap terjadi.(FRA)
Editor : Fikri