BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Antisipasi Mudik Lebaran, 262 Armada Bus di Terminal Kota Sukabumi Jalani Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan

Ramp Check Dilakukan Setiap Bus Akan Berangkat dari Terminal
KLIKSUKABUMI.COM - Terminal Tipe A Sukabumi memperketat pengawasan keselamatan melalui kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan yang dilakukan selama 24 jam penuh setiap harinya. 

Langkah ini diambil sebagai upaya menjamin keselamatan penumpang, terutama dalam menghadapi peningkatan mobilitas menjelang musim mudik Lebaran.

Penguji Kendaraan Bermotor dari Kementerian Perhubungan, Sony Zulkarnaen, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini rutin dilakukan oleh petugas yang dibagi ke dalam tiga sif kerja. 

Fokus utama dari pemeriksaan ini mencakup komponen vital kendaraan, mulai dari sistem pengereman, fungsi lampu-lampu, kondisi wiper, hingga kelaikan ban.

Sony menegaskan bahwa prosedur ini merupakan bentuk pencegahan dini agar armada yang turun ke jalan benar-benar dalam kondisi prima. 

"Ramp check itu fungsinya adalah memeriksa kendaraan yang akan dipergunakan. Kita menyiapkan dan memeriksa mulai dari lampu-lampu, kemudian wiper, rem, ban, dan sebagainya demi keselamatan penumpang," ujar Sony saat ditemui di Terminal Sukabumi pada Kamis (12/3/2026).

Saat ini, tercatat sebanyak 262 unit armada bus sedang beroperasi dan terpantau dalam kondisi laik jalan. 

Secara rinci, armada tersebut terdiri dari 187 unit bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 83 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). 

Sony menambahkan bahwa sejauh ini belum ditemukan pelanggaran teknis yang berat karena pihak perusahaan otobus rata-rata sudah mempersiapkan armada mereka dengan baik.

Selain kesiapan fisik bus, perhatian khusus juga diberikan pada penggunaan ban vulkanisir. Petugas melarang keras penggunaan ban hasil proses tersebut pada bagian depan kendaraan karena sangat berisiko terhadap kendali kemudi jika terjadi pecah ban, terutama saat melintas di jalan tol.

Sony menjelaskan bahwa ada standar ketat terkait posisi ban yang boleh menggunakan teknologi vulkanisir. 

">Penggunaan ban vulkanisir itu tetap kita wajibkan tidak boleh di depan. Kalau di belakang masih ada toleransi, karena kalau di depan itu berkaitan dengan kendali mengemudi. Jadi kalau pecah ban depan, kita tidak bisa mengendalikan," pungkasnya.

Jika ditemukan kendaraan dengan kerusakan teknis berat, petugas tidak segan untuk memerintahkan armada tersebut kembali ke pul untuk diperbaiki demi keselamatan bersama.(FRA)


Editor : Fikri


Antisipasi Mudik Lebaran, 262 Armada Bus di Terminal Kota Sukabumi Jalani Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin