Pemicu Kematian Pemuda yang Dikeroyok Massa di Sukaraja Sukabumi Terungkap, Berawal dari Aksi Pencurian Korban di Bengkel
Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Polsek Sukaraja, Polres Sukabumi Kota akhirnya mengungkap motif di balik aksi pengeroyokan maut yang menewaskan AY (24), pemuda asal Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tragis ini diketahui berawal dari aksi pencurian di sebuah bengkel yang terekam kamera pengawas (CCTV).

Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini, menjelaskan bahwa AY bersama rekannya, AG (24), diduga membobol bengkel di wilayah Kecamatan Sukaraja pada Selasa (7/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.

"Barang yang diambil dari kejadian pencurian itu, yaitu peralatan kerja bengkel sama mesin sepeda motor. Kerugian yang dialami korban pemilik bengkel diperkirakan mencapai Rp5 juta," ujar Aguk, Selasa (14/7/2026).

Aksi pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV. Berbekal rekaman tersebut, pemilik bengkel kemudian melacak keberadaan kedua terduga pelaku. Pada Kamis (9/7/2026) malam, pemilik bengkel mendatangi AY dan AG di Kampung Cikaret, Desa Sukamekar, untuk meminta klarifikasi.

"Karena ada CCTV kemudian terlihat dua orang tersebut. Pemilik bengkel ini klarifikasilah ke kedua orang tersebut. Setelah diinterogasi, ada pengakuan dari mereka (terduga pelaku), dan seketika terjadilah kejadian penganiayaan (pengeroyokan) tersebut," papar Aguk.

Akibat amukan massa yang tak terbendung, AY mengalami luka parah di bagian kepala. Sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, nyawa AY akhirnya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026). Sementara itu, rekan AY, yakni AG, berhasil selamat namun menderita luka-luka serius.

Menindaklanjuti kasus tersebut, kepolisian kini telah mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam dua perkara berbeda, yakni kasus pencurian dan kasus penganiayaan.

"Untuk terduga pelaku pencurian yang selamat, yaitu AG, saat ini diamankan di Polsek Sukaraja. Sedangkan untuk kasus penganiayaannya, penanganan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Sukabumi Kota dengan enam terduga pelaku pengeroyokan yang sudah diamankan di sana," jelas Aguk.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan barang bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus penganiayaan tersebut.

"Penyelidikan sekarang masih berlanjut, karena kita terus mengembangkan baik itu barang bukti maupun pelaku-pelaku lain yang mungkin terlibat," pungkas Aguk.(FRA)




Editor : Fikri