KLIKSUKABUMI.COM – Umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, bersiap menyambut peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah. Peristiwa bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting untuk mempertebal iman dan memperbanyak ibadah di pertengahan bulan suci Ramadan.
Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?
Berdasarkan kalender Hijriah, Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Pada tahun 2026 ini, tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Namun, perlu diingat bahwa dalam tradisi Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Dengan demikian, umat Muslim dapat mulai menghidupkan malam Nuzulul Quran sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, tepat setelah waktu magrib.
Sejarah Singkat: "Iqra" di Gua Hira
Peristiwa agung ini bermula ketika Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat (menyendiri) di Gua Hira. Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu pertama, yaitu Surah Al-Alaq ayat 1–5.
Kata pertama yang diturunkan adalah "Iqra" yang berarti "Bacalah". Sejak saat itu, Al-Qur’an turun secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun untuk menjadi kompas kehidupan, mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, hingga alam semesta.
Tradisi Unik di Indonesia
Di Indonesia, Nuzulul Quran dirayakan dengan akulturasi budaya yang kental. Selain pengajian dan doa bersama di masjid, berbagai daerah memiliki cara unik untuk bersyukur:
- Surakarta: Tradisi Seribu Tumpeng atau Malam Sriwedari.
- Aceh: Memasak Kuwah Beulangong untuk dinikmati bersama.
- Lombok: Tradisi Maleman yang menghidupkan suasana malam Ramadan.
Amalan Utama di Malam Nuzulul Quran
Meski tidak ada ibadah khusus yang bersifat wajib (fardu), para ulama menganjurkan umat Muslim untuk mengisi malam ini dengan berbagai kebaikan. Berikut adalah daftar amalan yang bisa Anda lakukan:
- Tadarus dan Tadabbur Al-Qur’an: Membaca sekaligus memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an agar pesan ilahi meresap ke dalam hati.
- Iktikaf di Masjid: Berdiam diri dengan niat beribadah, melakukan salat sunah, zikir, dan doa dengan lebih tenang.
- Salat Malam: Memperbanyak salat Tahajud, Hajat, maupun Witir untuk meraih kekhusyukan.
- Memperbanyak Doa & Istigfar: Memohon ampunan dan keberkahan di waktu yang mustajab.
- Bersedekah: Berbagi makanan berbuka atau donasi kepada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk syukur.
Peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi setiap individu untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani keseharian yang dinamis.(FRA)
Editor : Fikri