BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Malam Nuzulul Quran 2026 Jatuh pada 6 Maret: Simak Sejarah, Makna, dan Amalan Utamanya

Malam Nuzulul Qur'an Menjadi Momentum Keutuhan Iman

KLIKSUKABUMI.COM – Umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, bersiap menyambut peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah. Peristiwa bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting untuk mempertebal iman dan memperbanyak ibadah di pertengahan bulan suci Ramadan.

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

​Berdasarkan kalender Hijriah, Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Pada tahun 2026 ini, tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.

​Namun, perlu diingat bahwa dalam tradisi Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Dengan demikian, umat Muslim dapat mulai menghidupkan malam Nuzulul Quran sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, tepat setelah waktu magrib.

Sejarah Singkat: "Iqra" di Gua Hira

​Peristiwa agung ini bermula ketika Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat (menyendiri) di Gua Hira. Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu pertama, yaitu Surah Al-Alaq ayat 1–5.

​Kata pertama yang diturunkan adalah "Iqra" yang berarti "Bacalah". Sejak saat itu, Al-Qur’an turun secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun untuk menjadi kompas kehidupan, mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sesama manusia, hingga alam semesta.

Tradisi Unik di Indonesia

​Di Indonesia, Nuzulul Quran dirayakan dengan akulturasi budaya yang kental. Selain pengajian dan doa bersama di masjid, berbagai daerah memiliki cara unik untuk bersyukur:

  • Surakarta: Tradisi Seribu Tumpeng atau Malam Sriwedari.
  • Aceh: Memasak Kuwah Beulangong untuk dinikmati bersama.
  • Lombok: Tradisi Maleman yang menghidupkan suasana malam Ramadan.

Amalan Utama di Malam Nuzulul Quran

​Meski tidak ada ibadah khusus yang bersifat wajib (fardu), para ulama menganjurkan umat Muslim untuk mengisi malam ini dengan berbagai kebaikan. Berikut adalah daftar amalan yang bisa Anda lakukan:

  1. Tadarus dan Tadabbur Al-Qur’an: Membaca sekaligus memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an agar pesan ilahi meresap ke dalam hati.
  2. Iktikaf di Masjid: Berdiam diri dengan niat beribadah, melakukan salat sunah, zikir, dan doa dengan lebih tenang.
  3. Salat Malam: Memperbanyak salat Tahajud, Hajat, maupun Witir untuk meraih kekhusyukan.
  4. Memperbanyak Doa & Istigfar: Memohon ampunan dan keberkahan di waktu yang mustajab.
  5. Bersedekah: Berbagi makanan berbuka atau donasi kepada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk syukur.

​Peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi setiap individu untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani keseharian yang dinamis.(FRA)


Editor : Fikri

Malam Nuzulul Quran 2026 Jatuh pada 6 Maret: Simak Sejarah, Makna, dan Amalan Utamanya
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin